Psychedelic Pointer

PEMBERIAN KU BUKAN PEMBERIANKU



Perkenal kan nama ku Adit, Aku orang sumatra asli, umur ku sekarang 26 tahun. Aku sekarang anak perantauan dan kerja di luar negeri. Aku kerja di luar negeri bukan berarti di kota asal ku tidak bisa mencari pekerjaan. Tapi aku ingin mendapatkan yang lebih untuk bisa membahagiakan orang tua ku. Dan yang pasti nya untuk modal menikah kelak..

Kita langsung ke inti nya saja y.. Untuk orang seumuran ku sekarang mencari jodoh adalah prioritas utama, berusaha mencari yang terbaik di antara paling terbaik.Wajah ku emank tidak rupawan, Tapi aku punya ketulusan hati yang bisa ku andal kan setiap aku berpacaran.

Ku bekerja seperti biasa, Masuk pagi pulang malam. dan begitu seterus nya selama ku hampir 2 bulan bekerja. Terasa jenuh dan bosan karena tidak ada aktivitas lain yang kulakukan selain bekerja di sini. Tapi pada suatu hari hal itu berubah 360 derajat. Ada anak baru yang bekerja di tempat kami. Seorang wanita, Mungil dan imut. Sebut saja namanya Santi, Awal mula ku melihat dia aku sudah terpesona, ku melihat ada kelucuan pada wajah nya di balik tubuh nya yang mungil tersebut.

Aku ingin saat itu berkenalan dengan nya, Tapi aku takut. Aku takut dia tidak merespon kepadaku, Aku hanya memandang dia dari kejauhan beberapa hari ini , sampai saat nya kau beranikan diri untuk berkenalan dengan nya melalui BBM. Awal nya dia sedikit cuek, tapi setelah bicara panjang lebar di BBM dan aku tahu dia tinggal di daerah mana, alur bicara kami sudah mulai lancar. Pelan-Pelan aku dekati dia karena aku tidak ingin mengambil langkah yang bisa menghilangkan harapan ku.

Ketika suatu haru aku mengajak dia untuk keluar makan bersama, dan dia mau. Hatiku senang saat itu karena ku pikir dua juga mempunyai rasa seperti yang ku rasa. Tapi berselang beberapa menit kemudian, dia bilang ingin makan bertiga, sama 1 orang teman. Aku si langsung berpikiran, sapa teman yang dia maksud? Rupanya seorang cowok yang sedang mendekati dia. Aku pun luluh, dengan membatalkan acara makan bersama dia. ku melihat dia keluar dengan pria tersebut, dan dia tampak senang dengan pria tersebut. Sakit hati si pasti ada, tapi melihat dia senang begitu aku pun ikut senang.

Tapi aku tidak patah semangat, aku terus menjalin komunikasi bersama dia. Tapi lama kelamaan dia sudah jarang merespon ku, aku pun bertanda tanya, ada apa dengan dia y?? Selang beberapa hari Aku sudah melihat dia bergandengan tangan dengan pria tersebut, Hati ku terasa teriris melihat nya. Tak sengaja air mata pun keluar begitu saja ketika di kamar aku mengingat kejadian tersebut. Tapi aku harus berjiwa besar akan kenyataan ini, mungkin untuk saat ini aku bukan yang terbaik di mata dia. Dan aku pun senang bisa melihat dia senang menjalani hidup nya di sini.



Hari demi hari pun kujalani dengan perasaan sedih, apalagi melihat dia berjalan berdua. Tapi aku tetap mengumbar senyum kepada mereka, untuk menunjukkan bahwa aku kuat melihat mereka berdua pacaran. Tak lama kemudian, Aku mendengar kabar ada yang tidak beres dengan hubungan mereka, jujur saja aku menjadi pria yang masih cinta sama dia ingin tahu apa yang terjadi dengan dia. Rasa khawtir itu ada , Aku takut dia kenapa napa. Aku ingin mengirimkan pesan lewat Line dengan dia, tapi aku takut di tuduh mencampuri urusan pribadi mereka. Akhir nya ku urungkan la niatku tersebut, dan hanya mencari info dari teman teman 1 kantor.

Sudah ada beberapa hari ku melihat mereka berdua tidak jalan bersamaan kembali, apa mereka sudah putus pikir ku dalam hati. Tapi tidak mungkin la, hubungan mereka kan baru saja seumur jagung. Keesokan hari nya aku melihat mereka jalan bareng lagi, dan begitu seterus nya. Aku jadi heran apa yang sedang terjadi, Minggu depan nya aku sudah mendengar kabar bahwa mereka sudah beneran putus. Aku sedih mendengar kabar ini, karena dia pasti juga sedih menerima kenyataan ini. Tidak bisa aku berlama lama melihat kesedihan yang dia rasa ini, aku pun mulai menjalin komunikasi kembali bersama dia. Tujuan ku cuma 1, ingin menghibur dia agar tidak terlalu lama larut dalam kesedihan.

Dia pun merespon ku, dengan terkadang menceritakan tentang diri nya tapi tidak menceritakan mengapa dia bisa putus dengan pria tersebut. bagi ku tidak apa apa lah yang penting dia sudah sedikit terbukan untuk diri ku. ku mengajak dia untuk pergi makan sama, tapi dia tidak mau berdua dulu. karena nanti tidak enak di lihat orang. aku pun setuju, karena aku juga mau menjaga harga diri dia di khalayak orang ramai. Terkadang kami keluar bertiga atau berempat bersama teman teman ku. Dan tidak ada masalah akan itu, ku melihat dia cukup senang dan riang ketika makan bersama dan itu membuat ku senang bisa lihat dia sebahagia ini . Dan berharap dia bisa pelan pelan melupakan masa lalu dia.

Beberapa minggu berselang dari putus nya dia dengan pacar nya, Aku pun mendapat kabar kembali bahwa ada seorang pria yang ingin mendekati dia kembali. Hatiku pun shock mendengar nya, ujian apa lagi ini ya Tuhan dalam hatiku. Tapi aku tidak putus asa , ku terus menunjukkan perhatian dan kasih sayang ku dengan dia. Tapi dia selalu merespon nya dengan dingin dan kembali tertutup dengan ku. Aku ada merasa hal yang aneh dengan dia, ku ajak dia makan kembali dengan teman teman ku dia sudah tidak bisa. sudah ada janji katanya, pikirku ya sudah. Mungkin dia ada janji dengan teman sekamar nya atau sama teman cewek nya. Tapi apa yang ku lihat ketika pulang kerja, sungguh di luar dari pemikiran ku. Apa memang iya apa yang selama ini di katakan orang orang? Apakah aku harus kembali mengalah?

Dukungan teman ku begitu semangat untuk membakar semangat ku, Tapi aku tidak bisa. Aku melihat ada perbedaan sikap antara Dia dengan cowok tersebut dan antara dia dengan aku. Dan lagi lagi pun aku harus bertunduk lesu, merenungkan nasib ku yang gagal akan kedua kali nya. Sedih bercampur emosi itu sangat sakit rasa nya., Tapi aku tetap tidak mau menunjukkan kekecewaan ku di depan dia. Aku harus bisa tetap ceria seperti biasa nya. Hari demi hari ku pun ku jalani kembali dengan kelabu, yang setiap malam melihat mereka keluar bersama terus.

Di suatu hari, di daerah tempat kami sedang mengadakan festival hari raya, Dan aku tau dia sangat ingin pergi karena kemarin malam aku ada melihat dia pergi berdua bersama teman kamar nya, tapi tidak ada jumpa atau sudah habis aku juga sudah lupa. Jadi aku ingin membawa dia pergi ke sana untuk jalan jalan sekedar mencari hiburan. Ketika ku ajak dia untuk pergi ke festival itu dia pun mau ikut dengan ajakan ku. Asalkan pergi nya ramai ramai, aku pun merasa senang sekali. Bagiku pergi berdua dengan dia atau 1 kampung pun tidak ada masalah dengan ku. Karena tujuan ku cuma 1, ingin melihat dia bahagia walaupun kelak bukan dengan ku.

Jadi aku mengajak teman 1 kantor ku untuk pergi ke festival tersebut dan mereka pun setuju dengan ajakan ku. jadi ketika pulang kerja kami berkumpul dan pergi bersama ke festival tersebut. Dan aku pun sangat senang dengan Moment ini yang menurutkan bisa mendekatkan ku dengan dia. Walaupun di sisi dia, dia tidak berpikir seperti itu tapi tidak apa apa lah. Yang penting malam hari ini aku harus bisa membuat dia senang. Ketika sudah sampai di tempat festval tersebut, keadaan sudah lumayan sepi karena hari ni kami pergi di festival hari terakhir jadi pengunjung yang datang pun sudah berkurang.



Tempat yang kami kunjungi pertama kali adalah Vihara atau yang sering di sebut dengan nama "P**G**A" Di sana kami berbagi foto bareng dan tidak lupa juga sembahyang kepada Sang Kuasa. Setelah itu kami pun berkeliling dan tidak tahu mau kemana, akhir nya ku usulkan untuk pergi ke tempat bermain permainan. Tempat nya lumayan sepi, jadi kami bisa bermain sepuas nya di sana. Permainan yang kami Mainkan ini adalah Tembak Balon menggunakan Peluru seperti anak panah yang terbuat dari besi dan ujung nya runcing. Jadi Kami harus bisa memecahkan balon tersebut dengan cara melempar kan peluru tersebut dari jarak yang sudah di tentukan. Memang si awal nya susah, Tapi aku melihat ada Mimik wajah kesenangan saat dia memainkan permainan itu. Kami semua pun terlarut dalam suasna permainan. Kami tertawa bersama sama dan sekali lagi ku melihat dia tertawa lepas, sungguh membuatku senang.

Jadi ketika kami sedang bermain, dan tidak ada dapat hadiah. Dia sedikit kecewa karena dia menginginkan Hadiah untuk di bawa pulang, Terdapat Hadiah boneka di sana apabila kita bisa memecahkan 6 balon sekaligus dalam 1x putaran.  Aku pun tertantang untuk mendapatkan nya, agar dia bisa senang kembali. Pelan pelan aku melempar peluru itu untuk mendapatkan nya, aku kembali gagal. Ku beli lagi peluru nya dan terus ku lempar kan lagi hingga aku bisa mendapatkan nya. Dan Akhir nya dengan penuh perjuangan aku bisa mendapatkan nya dan kuberikan untuk dia. Dia terlihat sangat senang dan bahagia, begitu juga dengan diriku. Yang mungkin lebih senang dari dia, karena kau berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan.

Perut kami pun terasa lapar, jadi kami memutuskan untuk berjalan kaki pulang sekalian mencari tempat untuk makan malam. Jadi kami berhenti di suatu tempat makan di dekat tempat tinggal kami. Jadi saya ada melihat 2 orang Pria duduk di sana makan sedang menanti si Dia. Dan rupanya pria tersebut adalah, pria yang sedang mendekati si dia, mereka sudah janjian untuk jumpa di sini rupanya dalam hati ku. Tapi aku tetap berjiwa besar dan siap menerima nya jika hal itu memang terjadi. Kami pun langsung duduk untuk memesan makanan, ku lirik si dia dan ternyata dia curi pandang dengan pria tersebut. Dan yang ku rasakan, dia juga menyukai pria tersebut. Karena dari tatapan mata nya berbeda, aku bisa melihat dari mata nya yang indah itu ada sesosok pria yang dia idamkan dan pria tersebut bukan aku, melainkan orang lain.

Lagi lagi aku gagal, aku bingung kenapa ini semua bisa terjadi kembali? Apa yang harus ku perbaiki? Aku ingin mengungkapkan perasaan ku dengan dia, tapi aku tidak berani. Aku takut, takut untuk kehilangan dia selama nya. Jadi aku lebih memilih tersakiti, tapi aku bisa melihat dia bahagia di depan mata ku walaupun dengan orang lain. Ketika kami sudah selesai makan, kami pun mengobrol ngobrol ria dengan teman teman. Ku melihat dia, dia sedang membayar Bill makanan dengan si pria tersebut. Nampaknya mereka ingin duluan pulang. Tapi dia tidak mengucapkan sepatah kata dengan ku pada saat ingin meninggalkan Tempat tersebut, Dia pun pergi dengan pria lain dengan boneka yang kudapatkan berada di tengah-tengah antara mereka.






Terasa seperti ingin mati saja aku melihat itu, tapi lagi lagi aku harus bisa menunjukkan kedewasaan ku. Tidak mau terlihat sedih atau kecewa dengan keadaan yang menimpa ku ini. Setiap malam sebelum tidur aku selalu teringat kejadian itu, tapi aku selalu berdoa selalu yang terbaik buat dia. Mudah-mudahan si pria memang yang terbaik buat dia. Kata Bijak untuk hari ini adalah "CINTA ITU ADALAH MENYATUNYA PERASAAN ANTARA AKU & DIA, TIDAK BISA KITA LIHAT TAPI BISA KITA RASAKAN. MENCINTAI BUKAN BERARTI HARUS MEMILIKI, DAN MEMILIKI JUGA BUKAN BERARTI KITA MENCINTAI. LEBIH BAGUS KITA MERELAKAN DIA DENGAN YANG LAIN ASAL BISA BAHAGIA, DARI PADA MEMAKSAKAN KEHENDAK TAPI BERUJUNG DENGAN TANGISAN PENYESALAN"

Comments

  1. Artikelnya Bagus.....
    Jangan Lupa Singgah Di Blogger Kami yah^^

    http://seputarbola7788.blogspot.co.id/2017/05/bola-pelangi-info-bola-terbaru-prediksi_30.html

    ReplyDelete

Post a Comment