Mengenang Keseruan Tazos, Mainan Sederhana dengan Sensasi Nostalgia yang Segudang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Ada sensasi membanggakan yang sulit terlukiskan ketika kita memiliki koleksi tazos dengan gambar-gambar
Ada banyak hal yang bisa kamu tanyakan kepada orang lain
untuk memverifikasi apakah mereka anak 90-an atau bukan. Semisal, apakah
mereka pernah punya tamagotchi? Pernahkah mereka punya “mobil balap”
tamiya? Apakah mereka suka nongkrong depan TV dari jam 6 pagi hingga 12
siang demi mantengin kartun favorit? Coba tanyakan juga, apakah mereka
pernah membeli sebungkus chiki demi sekadar mendapat satu buah tazos di
dalamnya?
Ya, tazos juga bagian dari kekayaan budaya generasi 90-an. Meski tak
sekeren beyblade, game boy, atau tamiya, namun benda plastik yang pipih
dan berbentuk bundar ini punya kedudukan setara di benak anak 90-an
sebagai mainan seru yang tak lekang untuk dikenang. Memangnya hal-hal
apa saja dari tazos sih yang bikin kita pengen balik ke zaman dulu?
Gambar-gambar menarik dari kartun terfavorit
Supaya lebih menarik, para produsen biasanya mendesain tazos dengan
gambar-gambar kartun favorit. Dan yang paling membekas dalam ingatan,
tentu saja kartun Looney Tones dan Pokemon. Dan pada era Pokemonlah
mainan sederhana ini mulai digandrungi bocah-bocah zaman itu. Tazos Pokemon emang paling joss! Kamu
bisa mendapatkan sekeping tazos sebagai hadiah dari sebungkus makanan
ringan, chiki, yang diproduksi oleh sebuah produsen makanan kenamaan.
Cara lainnya, kamu juga bisa membeli mainan ini secara eceran atau
grosiran dari teman kamu.
Bagaimanapun, sensasi mendapatkan tazos dari hasil membeli sekantung
chiki sungguh tak terlupakan. Agak menggelikan jika diingat bahwa dulu
kita membeli chiki hanya demi mendapat sebuah tazos.
Jantung berdegup kencang seiring kita membuka kemasan chiki untuk
mencari tahu tazos bergambar apa yang akan kita dapatkan. Namun, harapan
kita yang sudah mengawang setinggi-tingginya untuk mendapatkan tazos
langka pupus begitu saja ketika kita hanya mendapat tazos “pasaran” yang
sudah banyak dimiliki anak-anak lainnya.
Seiring perkembangannya, mainan para cilik ini juga ikut berubah.
Seperti bundar sempurna, bundar bergerigi atau segi lima, segi enam
hingga segi delapan, dengan bagian ujung di setiap sisinya yang dapat
ditekuk sesuka hati.
Banyak cara seru-seruan pas main tazos
Meski mainan ini sangat sederhana, namun bocah generasi 90-an sudah
cukup cerdas untuk menggali semua kemungkinan yang bisa dilakukan.
Sehingga, ditemukanlah banyak metode yang bisa ditempuh supaya mereka
tetap dapat seru-seruan. Tazos Pertama,
adu tos-tosan. Simpel kok, caranya kurang lebih seperti tos-tosan kartu
bergambar. Patokannya ya, jika kepingan tazosmu ketika sudah ditos dan
jatuh di lantai menunjukkan bagian depan atau gambar kartunnya, maka
kamu menang begitupun sebaliknya. Jika lawanmu juga demikian, maka
hasilnya seri. Siapa yang menang, bakal mendapatkan tazos lawan.
Kedua, menyusun tazos. Benda ini juga ternyata bisa dijadikan sebuah
karya seni. Caranya dengan cara menautkan satu tazos dengan tazos
lainnya. Bagian gerigi pada tazos ternyata ada kegunaannya. Lewat celah
sempit tersebut, kamu bisa menyusun tazos koleksimu untuk menjadi karya
seni yang niscaya bisa bikin kamu jadi bocah keren di sekolah.
Ketiga, tembak sasaran. Biasanya metode ini melibatkan banyak pemain.
Biasanya tiga hingga lima orang. Caranya, kalian harus mengumpulkan
beberapa buah tazos untuk ditumpuk di tempat yang tinggi, seperti meja.
Lalu, secara bergiliran setiap pemain akan mendapatkan kesempatan
menembak menggunakan tazos. Setiap tazos yang jatuh dari tumpukan akan
menjadi milik si penembak.
Bisa jadi jutawan dari tazos
Jangan salah loh, dari hasil menjual tazos saja bocah-bocah masa
lampau sudah bisa menghasilkan uang. Oke, jadi jutawan memang terdengar
cukup hiperbolis, namun sensasi yang kita rasakan ketika berhasil
menjual tazos dan mendapatkan uang sukses membuat kita merasa jadi
saudagar kaya untuk sesaat. Wuidihh, niat bener ya dikarungin satu-satu. Mungkin dia kolektor tazos legendaris. Kamu
bebas mematok harga tazos sesukamu. Namun, ketika penulis dulu masih
unyu-unyu, umumnya sekeping tazos bisa dihargai sekitar 50 hingga 100
perak. Belum lagi jika tazos yang dijual cukup langka dan tak banyak
orang punya. Ada rasa bangga yang sulit terlukiskan ketika memiliki
tazos bergambar paling ekslusif. Kalau sudah begitu, si penjual bakal
langsung mengadakan “lelang dadakan,” misal di rumah temannya atau
rental PS, dan menjualnya kepada penawar tertinggi.
Jangan dulu nyinyir, tazos langka harganya bisa mencapai seribu
rupiah atau bahkan lebih! Angka yang sangat banyak untuk ukuran
anak-anak saat itu. Lalu uang hasil penjualannya digunakan untuk apa?
Ya, kalau enggak beli chiki buat dapet tazos lagi paling dipake maen PS.
Yang pasti kesadaran kami untuk ikut meringankan beban ortu, dengan
cara mengurangi uang jajan misalnya, sedikitpun belum tumbuh. Jadi,
harap maklum.
Itulah sepotong nostalgia yang dapat kita kenang dari mainan
sederhana bernama tazos. Kalau tidak salah, terakhir produsen chiki yang
sama pernah merilis tazos bergambar Angry Bird. Namun, seperti yang
diduga, mainan tersebut tak lagi sepopuler dulu karena telah tersisih
oleh mainan-mainan canggih dan modern saat ini.
Comments
Post a Comment