Rizieq masih melihat situasi politik untuk pulang ke Tanah Air.
Senin, 22 Mei 2017 | 12.45 WIB
Oleh :
Harry Siswoyo, Syaefullah
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (Anwar Sadat)
BOLA206,NET– Imam Besar Organisasi Kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab memastikan akan kembali ke Indonesia.
Namun soal waktu, Rizieq mengaku masih melihat situasi politik di
Indonesia. "Habib bilang begini, (pulang ke Indonesia) bisa sebelum
lebaran atau sesudah lebaran. Lihat situasi," kata Rizieq melalui
pengacaranya, Sugito Atmo Prawiro, Senin, 22 Mei 2017.
Menurut Rizieq Shihab,
seperti disampaikan Sugito, kepulangannya ke Indonesia tergantung
dengan sikap kepolisian menyelesaikan proses hukum dugaan pidana
pornografi yang membelit Firza Husein.
"Kalau (polisi) objektivitasnnya tinggi, terus polisi tidak
mendapatkan tekanan dari kekuatan politik, ya secepatnya pulang,"
katanya.
Sejauh ini, Sugito memastikan, jika kondisi Rizieq di Arab Saudi
dalam kondisi baik. Selama beberapa waktu ini, ia lebih memilih
menyibukkan diri dengan beribadah dan membaca buku untuk persiapan
menghadapi ujian disertasi.
"Prinsipnya di sana istirahat dan ibadah, dan membaca kitab
dibandingkan waktu di Indonesia. Bisa meluangkan bersama keluarga istri
dan anak-anaknya di sana," kata Sugito.
Rizieq Shihab merupakan saksi dalam kasus penyebaran konten
pornografi dengan tersangka Firza Husein. Nama Rizieq disebut muncul
dalam percakapan bermuatan porno dengan Firza Husein.
Namun, Rizieq menolak memenuhi panggilan saksi dan memilih ke luar
negeri. Kepolisian sudah berencana akan menjemput Rizieq untuk terakhir
kalinya jika tak juga memenuhi panggilan saksi.
Comments
Post a Comment